Suhu dingin melanda sejumlah kota di wilayah selatan Jawa. Dilaporkan, suhu, terutama ketika malam, jauh lebih rendah dari biasanya.
Laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa suhu diKota Malang mencapai 17 derajat celsius. Biasanya, suhu kota tersebut berkisar antara 27 dan 28 derajat celsius.
Yogyakarta juga mengalami suhu ekstrem dingin. Dilaporkan, suhu Yogyakarta mencapai 19 derajat celsius.
Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem pada BMKG Hariadi mengatakan, "Suhu dingin ini tanda bertiupnya angin dari Australia."
Angin dari Australia merupakan angin yang kering dan dingin, tanda bahwa Indonesia sudah memasuki musim kemarau.
"Suhu turun di beberapa daerah adalah sebagai akibat angin musim yang berhembus dari daratan Australia yang telah memasuki musim dingin," kata Hariadi.
Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG Edvin Aldrian mengatakan, angin dingin dari Australia menarik air dari samudra,memengaruhi cuaca lokal.
"Ini disebutupwelling. Angin yang bertiup menarik air. Semakin kencang angin, semakin dalam air yang ditarik, suhu menjadi lebih dingin," kata Edvin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (1/8/2013).
Dalam prosesupwellingsendiri, air dari kedalaman yang lebih dalam sendiri akan naik ke atas karena air di permukaan ditarik oleh angin. Air dari laut yang lebih dalam punya suhu lebih rendah.
Edvin mengatakan, suhu dingin yang dicapai kali ini tergolong biasa. Beberapa tahun sebelumnya, suhu di Sukabumi pernah mencapai 14 derajat celsius.
Hariadi menambahkan, suhu dingin juga terjadi karena cuaca malam hari di beberapa daerah cenderung cerah. Hal ini karena angin dari Australia menghambat pembentukan awan.
"Di samping pengaruh suhu dingin Australia juga pengaruh lokal cuaca pada malam hari yang sangat cerah sehingga tanah menjadi lebih dingin karena pelepasan panas dari Matahari maksimal," urainya.
Saat cuaca berawan sebelumnya, panas dari Bumi yang hendak lepas ke atmosfer tertahan oleh pumpunan awan.
Edvin menuturkan, angin dari Australia akan bergerak sehingga akan memengaruhi wilayah secara bergilir, mulai dari Nusa Tenggara, Bali, Jawa, hingga berakhir di Bengkulu.
Sebelumnya, dilaporkanAntara, Kamis (15/7/2013), suhu dingin lebih rendah dari 20derajat celsius terjadi di wilayah Nusa Tenggara.
Edvin mengatakan, "Suhu dingin ini tidak akan berlangsung lama. Mungkin sekitar 3 minggu. Setelah itu angin akan bergerak memengaruhi wilayah di Jawa Barat."
Walaupun demikian, pengaruh angin dari Australia ini juga perlu diwaspadai karena dapat mengakibatkan gelombang tinggi. Di tengah suhu dingin, masyarakat juga perlu menjaga kesehatan.
Related Posts
- Anonymous20 Jan 2016Bersama Mengalir dalam Sejuta Asa, Dies Natalis ke-4 KSR PMI ITS
Kemarin minggu 17 Januari 2016 (bukan hari ini lo ya) masih seperti hari-hari biasa, s...
- Faiz06 Jun 2015Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2015 #WBDD
Setiap detik setiap hari, orang di seluruh dunia, dari segala usia dan dari semua lapisan mas...
- Anonymous30 May 2015Inilah Mengapa Relawan Harus Selalu SIAP
Relawan harus selalu siaga dalam menghadapi bencana yang waktunya tidak bisa diprediksi. Relawan...
- Faiz30 May 2015Penyebab Gelombang Panas Menyengat di India
Gelombang udara panas di India sejak sepekan lalu hingga Rabu (27/5/2015) menewaskan lebih dari ...
- Faiz21 May 2015KESEMPATAN MAGANG 2015 BERSAMA ICRC
Delegasi Regional Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk Indonesia dan Timor Leste, membu...
- Anonymous05 Oct 2014HARI KESEHATAN JIWA: 8 Ciri Orang Yang Sehat Jiwanya
Hari ini, 10 Oktober, warga dunia memperingati Hari Kesehatan Jiwa. Peringatannya diadakan...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan bijak dan tinggalkanlah jejak..
Jangan spamming ya. (o)
Terima Kasih..
Share ilmu ini untuk "bersama bantu sesama"... :)
Lihat Artikel Kami yang Lain --> KLIK